Artikel Saung

Seputar Alang Alang / Ilalang

Atap alang-alang merupakan jenis bahan atau material bangunan yang sangat ramah lingkungan (enviroment friendly).





Atap alang-alang merupakan atap dengan bahan alami rumput alang-alang.

Karakter alami inilah yang merupakan kelebihan atap alang-alang :

  1. Tidak mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
  2. Dapat terurai secara organis oleh alam. 
  3. Pembuatan serta pemasangannya sangat sedikit menghabiskan bahan bakar fosil.
  4. Proses produksinya tidak menghasilkan limbah (zero waste).
  5. Bahan baku rumput alang-alang dapat dengan mudah tumbuh dimana saja, dan merupakan bahan yang dapat diperbaharui (renewable)
Secara arsitektural -bahan atap alang-alang memiliki kelebihan, antara lain :
  1. Memberikan kesejukan di dalam bangunan.
  2. Secara visual menciptakan kesan natural pada bangunan.
  3. Dapat dikombinasikan atau disandingkan dengan material-material modern.
  4. Berkarakter plastis sehingga mudah dibentuk menjadi berbagai jenis-bentuk atap.
  5. Dapat diterapkan pada jenis bangunan apapun.
  6. Teknik pemasangan dan konstruksi yang sederhana. 
Desain atap alang-alang tentunya tentunya mengacu terhadap desain arsitektur banguan secara keseluruhan.
Bahan atap alang-alang cocok diaplikasikan diberbagai jenis bentuk atap, karena karakternya yg sangat plastis. Terutama untuk bentuk atap konvensional-tradisional Indonesia, sepert atap bentuk pelana, perisai, joglo, limas, kerucut dll.
Hal terpenting yang krusial adalah faktor kemiringan atap. Sudut kemiringan minimal atap alang-alang adalah 35°. Jika kemiringan atap < 35° maka resikonya adalah :

  • kebocoran atap saat terjadi hujan.
  • durasi waktu daya tahan atap alang-alang yang semakin pendek.
 Atap alang-alang relatif memiliki bobot yg sangat ringan. Tetapi pada saat hujan bahan atap alang-alang ini akan basah sehingga bobotnya semakin berat.





Secara teknis konstruksi pemasangan relatif mudah dan sederhana. Lembaran alang-alang disusun dengan cara dipaku atau diikat pada usuk atap. Konstruksi atap alang-alang tidak memerlukan reng sebagaimana atap genteng atau sirap.

Atap yang menggunakan bahan alang-alang sebaiknya didesain tanpa menggunakan penutup langit-langit atau plafon. Konstruksi atap alang-alang yang terekspose terlihat sangat indah dan unik dari sisi interior.

ALANG-ALANG SUNDA - panjang 2 m
  • Rp 13.000 per-lembar (tebal)
  • Rp 9.500 per-lembar (sedang)

ALANG-ALANG SUNDA - panjang 1,2 m
  • Rp 8.000 per-lembar

0 komentar:

Posting Komentar